Kesempurnaan Nabi Muhammad dan Nabi Yusuf
Nabi yusuf adalah seorang yang rupawan, mempunyai rambut bergelombang, mata indah nan besar, berkulit putih, mempunyai lengan, bahu dan betis yang kekar, perut yang ramping, pusar yang kecil, di sela-sela beliau tersenyum tampak cahaya yang muncul.
Hingga suatu ketika, Zulaikha istri dari raja mesir yang bernama Qithfir, Qila Ithfir, atau ro'il ( lihat tafsir thobari juz 15 Hal 17 ) terpikat dengan ketampanan nabi yusuf, dan ingin mengajaknya untuk berhubungan suami istri, tetapi nabi yusuf menolak dan lari hingga baju bagian belakang nabi yusuf robek karena ditarik oleh Zulaikha. Cerita ini diabadikan dalam al-Qu'ran surat yusuf ayat 23-29.
Alhasil tidak ada yang menandingi kerupawanannya kecuali baginda nabi Muhammad SAW. Seperti yang di sampaikan oleh al-busiry dalam Qosidah burdahnya.
منزهٌ عن شريكٍ في محاسنه # فجوهر الحسن فيه غير منقسم
“Dalam kebaikan dan keindahannya, tak seorang pun yang dapat menyaingi .esensi dari keindahannya takkan bisa terbagi-bagi.”
Lalu timbul pertanyaan, jika Rasulullah SAW lebih tampan dan rupawan dari nabi yusuf, mengapa Rosulullah tidak pernah mengalami kejadian seperti halnya nabi yusuf dan Zulaikha?, maka jawaban untuk pertanyaan ini adalah. Sifat ketampanan Rosulullah di sempurnakan oleh Allah di sertai dengan sifat kehormatan/keagungan, Rosulullah selayaknya matahari keindahannya tak seorangpun yang mampu berlama-lama melihatnya, sedangkan nabi yusuf selayaknya rembulan, keindahannya masih bisa disaksikan oleh mata.
Demikian alasan mengapa pada syamail yang meriwayatkan sifat keindahan Rosulullah hanya sahabat yang masih belia, karena sahabat yang sudah dewasa tertanam sifat keagungan baginda nabi di hati mereka.
Akhir kata
اعطي محمد صلى الله عليه وسلم بالجمال والجلال.
اعطي يوسف عليه السلم بالجمال فقط.
📚Ref : Hasyiah Showi juz 2 Hal 244.
Lamongan, 22 Januari 2023.

Komentar
Posting Komentar