Adab Berdakwah
Adab Berdakwah Di ceritakan seorang laki-laki memberi wejangan terhadap kholifah al-ma'mun dengan kasar, lalu al-ma'mun berkata, “sebaiknya kamu memberi wejangan orang yang lebih jelek dariku, dulu ketika nabi Musa dan harun di utus oleh Allah kepada Fir'aun, allah saja berfirman seperti ini : فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى “ maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut” . (Q.S. Tha Ha : 44 ). ( Fawaidul mukhtaroh : 88 ) Fir'aun yang dosanya kayak apa, mengaku tuhan lo dia, tapi Allah masih menyuruh nabi Musa dan Harun memberi wejangan dengan lembut, apalagi ketika kita sesama muslim. Dengan tetap melihat mana yang lebih maslahat, karena memang kejadian di lapangan berbeda, ada kalanya nahi mungkar itu harus berjalan tetapi setelah amar ma'ruf,